Pengertian Kelangkaan Dalam Ilmu Ekonomi

LintasZona – Setiap manusia dalam mempertahankan kehidupannya haruslah memenuhi segala kebutuhan sehari-harinya, baik itu kebutuhan primer maupun kebutuhan sekunder. Namun dalam pemenuhan kebutuhan tersebut tidak jarang dihadapkan pada permasalahan. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh umat manusia, dimana kebutuhan manusia sangat banyak dan tidak terbatas jumlahnya, sedangkan alat pemuas kebutuhan manusia itu sendiri terbatas jumlahnya. Hal inilah yang dalam ilmu ekonomi dikenal dengan istilah kelangkaan (scarcity), yang dalam kajian ekonomi kelangkaan ini merupakan permasalahan utama yang harus segera diselesaikan. Untuk itu perlulah kita memahami apa definisi kelangkaan dalam pandangan ekonomi, karakteristik kelangkaan, dan faktor-faktor penyebab kelangkaan.

Pengertian Kelangkaan (Scarcity)

Kelangkaan atau Scarcity dapat digambarkan sebagai sebuah kondisi dimana alat pemenuh kebutuhan manusia (sumber-sumber daya) terbatas jumlahnya, sedangkan kebutuhan manusia yang tidak terbatas jumlahnya. Hal ini disebabkan karena berbagai kebutuhan manusia yang semakin hari semakin bertambah jumlahnya. Selain itu kelangkaan juga dapat menggambarkan keadaan manusia yang sangat membutuhkan sesuatu, sehingga manusia membutuhkan pengorbanan atau usaha keras untuk mendapatkannya. Adapun pendapat lainnya, menyebutkan bahwa kelangkaan itu merupakan kesenjangan yang terjadi antara sumber-sumber daya ekonomi yang jumlahnya terbatas, dihadapkan pada kebutuhan manusia yang tidak terbatas jumlahnya.

Berdasarkan ilmu ekonomi kelangkaan merupakan sebuah kondisi dimana  alat pemuas kebutuhan manusia lebih sedikit jumlahnya, dibandingkan kebutuhan-kebutuhan manusia. Kondisi ini menyebabkan manusia untuk memilih dari berbagai alternatif yang dianggap paling menguntungkan. Teori ekonomi menyebutkan bahwa sumber daya jenis apapun itu yang mempunyai nilai dari nol atau tidak berharga sama sekali, bisa saja menjadi langka. Dalam artian jika sumber daya akan semakin langka, maka akan semakin bernilai tinggi. Sehingga manusia membutuhkan pengorbanan yang besar atau membayar dengan harga yang tinggi untuk mendapatkan sumber daya tersebut.

Karakteristik Kelangkaan

Adapun karakteristik atau ciri dari kelangkaan yang dikutip dari Gramedia.com adalah sebagai berikut;

  • Sumber daya yang langka (jarang) bisa didapatkan, bahkan tidak mencukupi. Dalam istilah lain, alat pemuas bisa berbentuk barang dan jasa yang terbatas;
  • Kebutuhan manusia yang sangat tinggi, bisa dikatakan juga kebutuhan manusia tak terbatas ;
  • Jumlah alat pemuas kebutuhan manusia sangat terbatas, disebabkan karena tidak ada kegiatan produksi lagi. Sehingga menyebabkan manusia sangat sulit mendapatkannya ;
  • Tingginya harga permintaan dibandingkan dengan harga pada umumnya, hal ini disebabkan karena jumlahnya yang terbatas, sedangkan permintaan konsumen sangat tinggi ;
  • Adanya pengorbanan yang harus dilakukan konsumen untuk mendapatkan alat pemuas yang berwujud barang atau jasa, bahkan rela mengorbankan kebutuhan banyak orang untuk memenuhi kebutuhan yang dianggap paling penting.

Faktor-faktor Penyebab Kelangkaan

Adapun penyebab dari kelangkaan ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya sebagai berikut ;

  • Perbedaan Letak Geografis ; hal ini menyebabkan pendistribusian sumber daya di beberapa wilayah tidak merata. Ada beberapa wilayah yang kondisi tanahnya subur, namun di beberapa wilayah lainnya kondisi tanahnya tandus, bahkan kekurangan air bersih.
  • Ketidakseimbangan Pertumbuhan Penduduk ; terjadinya laju pertumbuhan penduduk yang sangat cepat daripada laju pertumbuhan hasil produksi, menyebabkan terjadinya kelangkaan. Hal ini dikarenakan hasil produksi yang tidak bisa memenuhi kebutuhan manusia yang semakin hari semakin bertambah banyak jumlahnya.
  • Rendahnya Kemampuan Produksi ; hal ini memengaruhi ketersediaan barang dan jasa sebagai alat pemenuh kebutuhan manusia. Kemampuan produksi yang rendah bisa menyebabkan rendahnya jumlah produksi, sehingga kebutuhan manusia tidak dapat terpenuhi.
  • Lambatnya Perkembangan Teknologi ; penggunaan teknologi yang canggih sangat dibutuhkan dalam proses produksi. Jika teknologi yang digunakan produsen sangat lambat, maka akan memengaruhi kemampuan aktivitas produksi itu sendiri. Dan jika aktivitas produksi terganggu, maka kebutuhan manusia tidak akan terpenuhi dengan maksimal.
  • Bencana Alam ; berbagai bencana alam seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, gunung meletus, dan lain sebagainya, bisa menjadi faktor penyebab kelangkaan, yang tidak bisa diperkirakan oleh manusia. Bencana alam sering meninggalkan banyak kerugian, seperti kerusakan bangunan, jalan-jalan (infrastruktur), dan sumber-sumber daya alam lainnya, bahkan bisa menimbulkan korban jiwa yang tidak sedikit.
  • Pandemi : Sama seperti bencana alam yang tidak dapat diprediksi, Pandemi juga dapat menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kelangkaan. Saat pandemic semua kegiatan masyarakat dibatasi, sehingga menyebabkan segala bentuk proses barang, penggunaan jasa juga dibatasi atau bahkan dihentikan. Hal ini menyebabkan terjadinya kelangkaan sumber daya, dan mengakibatkan banyak korban jiwa.
  • Perang : di Negara manapun itu, jika terjadi perang maka akan menyebabkan terganggunya kegiatan ekonomi, bahkan terhenti. Seperti kegiatan produksi, konsumsi, alokasi, dan distribusi. Hal inilah yang menyebabkan perang dapat menjadi faktor penyebab terjadinya kelangkaan.

Demikianlah pengertian tentang kelangkaan dalam ilmu ekonomi, serta karakteristik dan faktor-faktor penyebab kelangkaan yang dirangkum admin. Semoga memberi manfaat.

Referensi:

Subandi. 2006. Sistem Ekonomi Indonesia. Bandung: ALFABETA

www.gramedia.com/literasi/pengertian-kelangkaan/

www.money.kompas.com/read/2022/01/25/100600426/kelangkaan-pengertian-ciri-ciri-jenis-dan-faktor-penyebabnya?page=all

www.sumber.belajar.kemdikbud.go.id/repos/FileUpload/Kelangkaan-Yani/Pengertian-Kelangkaan.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *