Jelaskan Pengertian Sistem Ekonomi

Segala aktivitas-aktivitas yang dapat mendukung terjadinya perputaran ekonomi, dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Hal tersebut dapat dikenal dengan sistem ekonomi. Sebelum mengetahui apa sebenarnya sistem ekonomi, perlu terlebih dahulu dipahami apa sebenarnya sistem itu sendiri.

Saat ini terdapat bermacam-macam sistem ekonomi yang berbeda, tergantung dari ruang lingkup sejarah dan perkembangan politiknya. Oleh sebab itu, sistem politik dan sistem ekonomi tak dapat dipisahkan satu sama lain, karena dalam proses kerjanya selalu beriringan di sebuah Negara. Berikut ini penjelasan singkat tentang Sistem, Ilmu Ekonomi, Permasalahan Ekonomi,  Sistem Ekonomi

Pengertian Sistem

Menurut Chester A. Bernard, menyebutkan pengertian sistem sebagai satu kesatuan yang tergabung secara holistik. Di sistem ini terdiri dari beberapa bagian dan masing-masing bagian tersebut mempunyai karakteristik dan batasan tersendiri. Setiap bagian itu mempunyai keterkaitan, dan saling mendukung dalam sistem yang holistik itu. Sistem pada dasarnya merupakan Organisasi Besar yang terdiri dari subjek atau objek, serta perangkat kelembagaan dalam tatanan tertentu.

Subjek atau objek yang membentuk sebuah sistem terdiri dari orang-orang, masyarakat. Untuk sistem sosial atau sistem kemasyarakatan bisa berupa makhluk-makhluk hidup dan benda alam. Untuk sistem kehidupan atau sistem lingkungan dapat berwujud barang atau alat. Sedangkan sistem peralatan dapat berwujud data, catatan atau kumpulan fakta dan untuk sistem informasi atau kombinasi dari subjek-subjek tersebut.

Interaksi dengan macam-macam sistem yang telah dijelaskan diatas, terdapat perangkat kelembagaan yang mengatur bagaimana subjek dan objek dapat bekerja, saling berhubungan dan berjalan lancar. Selain itu, ada juga kaidah atau norma-norma yang mengatur hubungan subjek dan objek ini agar selaras. Kaidah atau norma-norma tersebut dapat berupa aturan atau peraturan, baik tertulis, maupun tidak tertulis dalam sebuah sistem yang menjalin hubungan antar manusia.

Misalnya, aturan-aturan dalam sebuah sistem kekerabatan, peraturan-peraturan dalam suatu sistem politik atau pemerintahan. Sebuah sistem sederhana selalu memiliki kompleksitas tertentu. Suatu sistem bukan sekedar kumpulan kaidah atau norma, dan bukan pula sekedar kumpulan lembaga atau organisasi, tetapi juga mencakup subjek, objek dan perangkat kelembagaan pembentuknya.

Pengertian Sistem Ekonomi

Berdasarkan pengertian dasar mengenai sistem tersebut dan dengan segala kompleksitasnya, maka dapatlah diketahui dan dibahas lebih mendalam tentang sistem ekonomi. Sistem ekonomi secara teoritis, dapat dikatakan sebagai keseluruhan lembaga-lembaga ekonomi yang dilaksanakan atau dipergunakan oleh suatu negara (bangsa) dalam mencapai tujuan dan cita-cita yang telah ditentukan.

Pengertian lembaga ekonomi merupakan suatu pedoman, aturan, atau kaidah yang dimanfaatkan seseorang atau masyarakat dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasarnya. Aktivitas ekonomi merupakan kegiatan yang berhubungan dengan usaha (bisnis), pasar, transaksi jual-beli, dan transaksi dengan uang. Secara sistematik, aktivitas ekonomi dapat berupa aktivitas-aktivitas produksi, distribusi dan konsumsi terhadap barang dan jasa.

Aktivitas produksi merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menciptakan dan menambah nilai suatu barang dan jasa. Aktivitas distribusi bertujuan untuk meningkatkan suatu nilai atau vallue added, yang dilakukan dengan cara membagi atau memindahkan barang dan jasa. Sedangkan aktivitas konsumsi adalah kegiatan yang berupa pengurangan atau menghabiskan nilai-nilai sebuah barang dan jasa.

Pengertian lembaga dapat diartikan sebagai produk-produk hukum tertulis, seperti TAP MPR, Undang-undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Daerah, AD/RT suatu organisasi dan lain-lain. Disamping itu, dapat pula diartikan sebagai produk hukum yang tidak tertulis. Seperti kebiasaan, adat-istiadat, cara-cara yang sering dilakukan oleh suatu masyarakat dalam melaksanakan aktivitas produksi, distribusi dan konsumsi. Lembaga ekonomi umumnya bisa dibedakan antara lembaga yang berkaitan dengan kaidah-kaidah, aturan dan larangan dengan lembaga ekonomi yang berkaitan dengan tempat dari berbagai aturan-aturan tersebut.

Pengertian Ilmu Ekonomi

Dalam kehidupan sehari-hari manusia memiliki sangat banyak kebutuhan dan persediannya tidak terbatas, sedangkan alat pemuas kebutuhan terbatas jumlahnya. Ketidakstabilan antara kebutuhan dan alat pemuas menyebabkan perlu adanya sebuah kajian yang membahas hal tersebut, kajian ini dikenal dengan sebutan Ilmu Ekonomi. Pada intinya Ilmu Ekonomi membahas tentang bagaimana manusia atau sekelompok manusia membuat pilihan-pilihan terbaik dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Sebagaimana dikemukakan oleh Paul Samuelson (2001) ; Ilmu ekonomi merupakan sebuah kajian tentang cara sesorang dan masyarakat memilih, dengan atau tanpa menggunakan uang, yang dilakukan dengan memanfaatkan beragam komoditi dari waktu ke waktu dan didistribusikan untuk dikomsumsi, saat ini maupun dimasa depan, oleh beberapa orang dan kelompok-kelompok tertentu dalam sebuah masyarakat.

Permasalahan Ekonomi

Pemasalahan utama dari ekonomi adalah kelangkaan (scarcity). Adanya kelangkaan menyebabkan setiap kelompok masyarakat, seberapapun majunya akan dihadapkan pada sejumlah permasalahan ekonomi. Setidaknya ada empat permasalahan utama ekonomi, yakni : Alokasi, Produksi, Distribusi dan Konsumsi.

  1. Alokasi ; Permasalahan alokasi ini berhubungan dengan masalah ‘penjatahan’ bermacam-macam sumber daya seperti ; sumber daya alam, sumber daya manusia, dan modal, yang dimiliki oleh sekelompok masyarakat untuk berbagai kegiatan produksi untuk menghasilkan berbagai macam barang dan jasa.
  2. Produksi ; Permasalahan produksi berhubungan dengan usaha mengubah atau mentransformasikan berbagai bentuk input atau faktor-faktor produksi, sehingga mengalami perubahan menjadi hasil (output) berwujud barang-barang dan jasa yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia.
  3. Distribusi ; Permasalahan distribusi ini terkait dengan kegiatan-kegiatan penyampaian barang dan jasa yang dihasilkan oleh produsen, hingga pada akhirnya sampai ke tangan konsumen.
  4. Konsumsi ; Permasalahan konsumsi ini berhubungan dengan usaha memilih diantara beberapa alternatif konsumsi, seperti macam-macam barang dan jasa yang bisa memberikan kepuasan sebesar-besarnya, sesuai anggaran dana yang tersedia. Cara pemecahan masalah-masalah ekonomi ini, yang ditentukan oleh lembaga ekonomi dan sistem ekonomi politik yang dipatuhi masyarakatnya.

 

Penutup

Demikianlah beberapa penjelasan singkat tentang Sistem, Ilmu Ekonomi, Permasalahan perekonomian, serta Sistem Ekonomi yang dirangkup admin. Semoga membawa manfaat!

 

Sumbe Referensi :

Drs, Subandi. Sistem Ekonomi Indonesia. Alfabeta. Bandung. 2006

Drs. Deliarnov, M.Sc. Ekonomi Politik. Erlangga. Jakarta. 2002

Yahya A, Muhaimin. Bisnis dan Politik (Kebijaksanaan Ekonomi Indonesia 1950-1980). LP3ES. 1991

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *